Donatur dari Malaysia

Posted by Yayasan Wawasan Islam Indonesia (YWII) Sabtu, 02 April 2016 0 komentar
Donatur dari Malaysia

Assalamu'alaikum wr. wb.
Beberapa hari yang lalu  tepatnya tanggal 31 Maret 2016 Pesantren Modern Terpadu Prof. Dr. Hamka kedatangan tamu dari negara tetangga Malaysia. Mereka ada sekitar 20 orang laki-laki dan perempuan. Rombongan dipimpin oleh Cik Sukmawati.

Sungguh sebuah kehormatan bagi kami di pesantren mendapatkan kunjungan dari Saudara kami yang berada di negara tetangga Malaysia. Kedatangan rombongan ini memberikan dorongan positif dan semangat bagi semua keluarga besar pesantren hamka, khusus anak-anak santri mereka merasa bangga karena tempat mereka menimba ilmu ternyata juga dikenal dan dicintai oleh sebagian masyarakat Malaysia. Alhamdulillah.

Kedatangan rombongan ini ternyata disamping bersilaturrahmi juga bermaksud untuk memberikan bantuan uang tunai sebesar 10 juta, dan menyampaikan bantuan 30 eksamplar Al Quran dari Yayasan Warisan Ummah Ikhlas. Bantuan ini diterima langsung oleh Pimpinan Pesantren Modern Terpadu Prof. Dr. Hamka.

Pimpinan pesantren mewakili semua stake holder Pesantren Modern Terpadu Prof. Dr. Hamka menyampaikan rasa senang dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada rombongan dari Malaysia ini. Bantuan seperti ini memang sangat dibutuhkan oleh pesantren saat ini untuk berbagai keperluan perawatan sarana prasarana asrama, perbaikan terhadap beberapa bagian bangunan yang rusak-rusak. Insya Allah bantuan ini dapat kita manfaatkan sebesar-besarnya untuk memperbaiki fasilitas sarana prasarana pesantren yang rusak dan untuk pengecatan. Sedangkan Al Quran kita manfaatkan untuk melatih anak-anak Tahfidz.

Keluarga besar Pesantren Modern Terpadu Prof. Dr. Hamka menyampaikan terima kasih yang sebesar-besar kepada Cik Sukma beserta semua rombongan dan juga kepada pengurus Yayasan Warisan Ummah Ikhlas. Mudah-mudahan dimasa-masa yang akan datang akan terus memberikan bantuannya kepada pesantren hamka ini, demikian harapan dari Pihak Yayasan Wawasan Islam Indonesia dan Pesantren Modern Terpadu Prof. Dr. Hamka

Klik di sini info donatur.

Sebelum mengakhiri penyampaian info ini terlebih dahulu kami mohon maaf yang sebesar-besarnya jika seandainya ada yang janggal dan tidak pantas yang kami sampaikan.
Terima kasih.
Wasssalamu'alaikum wr. wb.

Baca Selengkapnya ....

Meizu memperkenalkan Pro 5 versi Ubuntu

Posted by Blog Con Jumat, 19 Februari 2016 0 komentar

Meizu memperkenalkan Pro 5 versi Ubuntu

Sesekali saya search informasi perkembangan teknologi informasi di internet, taunya barusan saya temukan informasi tentang ponsel Meizu pro 5 versi Ubuntu di korankaltim. Wah ini info baru setidaknya buat saya, karena selama ini saya kenal SO Linux Ubuntu digunakan pada komputer/laptop, sekarang saya temukan informasi SO Ubuntu digunakan pada ponsel. Saya belum tahu apakah SO ubuntu sudah lama digunakan di ponsel. Nah bagi sobat blogger yang ingin tahu lebih tentang hal ini simak saja di bawah ini informasinya.
Meizu Pro 5 versi Ubuntu
Meizu Pro 5 versi Ubuntu

Meizu membuktikan teaser yang beberapa waktu dipajangnya. Meski tertulis untuk 22 Februari, produsen China ini malah sudah duluan meresmikan ponsel Ubuntu terbaru dan terkencang saat ini.
Spekulasi sebelumnya sempat mengatakan, kalau ponsel Ubuntu anyar Meizu adalah Pro 5. Dan dipastikan tebakan tersebut akurat, karena Meizu resmi memperkenalkan Pro 5 versi Ubuntu. Dengan spesifkasi diusungnya, Pro 5 menjadi ponsel Ubuntu terkencang yang ada sekarang.
Tapi hadirnya Pro 5 versi Ubuntu, sebenarnya tidak terlalu mengejutkan. Karena kalau berkaca pada generasi sebelumnya yakni MX3 dan MX4 yang juga punya versi Ubuntu, peluang Pro 5 juga punya versi Ubuntu sejatinya mudah ditebak.

Sebagai ponsel terbaik Meizu, Pro 5 dibekali spesifikasi yang masuk kategori premium. Prosesornya mengandalkan Exynos 7420, chip sama seperti yang dipakai oleh Galaxy S6. RAM-nya berkapasitas 3 GB diiringi dengan memori internal sebesar 32 G. Slot micro SD juga tak luput hadir di ponsel ini.
Layarnya punya bentang besar dengan ukuran 5,7 inch resolusi full HD (1.920 x 1.080 pixel). Sedangkan kameranya punya kemampuan 21 MP dengan kualitas jepretan sangat mumpuni. Meizu memadukannya dengan kamera depan 5 MP.

Di sisi desain, ponsel ini sepenuhnya dibalut metal dan juga ada fitur sidik jari. Sementara pasokan dayanya dipercayakan pada baterai 3050 mAH yang sudah mendukung fitur pengisian cepat.
Sayang banderol ponsel Ubuntu terkencang ini, belum diungkap Meizu. Tapi sepertinya tak akan berbeda jauh dengan versi Android-nya. Ponsel ini akan menjadi salah satu daya tarik Meizu, di gelaran Mobile World Congress 2016 yang akan digelar di Barcelona, Spanyol pada 22-24 Februari mendatang.

Sumber berita: korankaltim online
dipublikasikan lagi oleh: blogpesantrenhamka

Baca Selengkapnya ....

Aplikasi untuk menentukan arah kiblat pada smartphone

Posted by Blog Con Senin, 11 Januari 2016 0 komentar

Mengapa menggunakan Kiblat Visual?

Kiblat Visual dikembangkan untuk mengatasi kendala dan kekurangan dari sebagian besar aplikasi Kiblat pada umumnya:

  • ★ Utara yang diukur dengan sensor ponsel dapat bervariasi hingga 90 derajat dari utara yang sebenarnya, akibatnya kiblat yang dihitung dari utara dalam aplikasi ponsel dapat mengakibatkan penyimpangan serius dari arah kiblat. Kiblat Visual mempertimbangkan masalah keandalan ini dan hamparan kiblat di Google Maps™ sehingga pengguna dapat secara visual memverifikasi arah Kiblat dengan fitur terdekatnya, seperti bangunan, jalan, dan melakukan penyelarasan yang diperlukan.
  • ★ Penyimpangan magnetik, yang disebabkan oleh benda-benda logam di dekatnya (misalnya selubung kulit ponsel) dan perangkat elektronik, dapat menyebabkan sensor berperilaku tak terduga. Kiblat Visual mengidentifikasi kekuatan medan magnet yang abnormal dan memperingatkan pengguna.
  • ★ Deklinasi magnetik (sudut antara utara sebenarnya dan utara magnetik) di lokasi pengguna merupakan salah satu penyebab kebingungan (misalnya deklinasi magnetik di Amerika Selatan mencapai 17 derajat). Kiblat Visual menghitung arah Kiblat dari utara sebenarnya (geografis). Informasi tambahan tentang Kiblat dari utara magnetik di lokasi pengguna juga disediakan bagi mereka yang memilih untuk menggunakan kompas asli.
  • ★ Kiblat Visual menggunakan rumus untuk menghitung arah kiblat secara akurat untuk jarak 0,5 mm (0,020") di Bumi.


Gunakan Kiblat Visual; Aplikasi ponsel penunjuk arah Kiblat terkemuka: verifikasikan arah Kiblat sendiri!.  Klik di sini untuk mendownloadnya.

Jika Anda ingin mengunjungi website Pesantren Modern Terpadu Prof. Dr. Hamka klik saja di sini. Anda bisa melihat sebagian kreatifitas santri dan santriwati di sana.

Semoga informasi di atas bermanfaat buat Anda. Terima kasih.

Baca Selengkapnya ....

Album Acara Pelantikan OPPH 2015-2016

Posted by Unknown Kamis, 05 Maret 2015 0 komentar
Album Acara Pelantikan OPPH 2015-2016 Pesantren Hamka

Pimpinan Pesantren Hamka
Pimpinan Pesantren Hamka


Baca Selengkapnya ....

Album Foto

Posted by Unknown Rabu, 04 Maret 2015 0 komentar
Naik Kereta Api ke Pariaman
Naik Kereta Api ke Pariaman





Baca Selengkapnya ....

Sistem Pembelajaran Full Day School

Posted by Unknown Rabu, 25 Februari 2015 0 komentar

Sistem Pembelajaran Full Day School

Assalamu'alaikum wr. wb.
Sistem pembelajaran Full Day School merupakan salah satu kreasi dan inovasi pembelajaran untuk menjadikan sekolah unggul, inovatif serta kreatif dengan sistem pembelajaran terpadu yang berlandaskan iman dan takwa (imtak), serta ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Sistem pembelajaran Full Day School menuntut kehadiran santri dan santriwati di sekolah selama sehari penuh dengan diberlakukannya penambahan jam pelajaran agar santri dan santriwati mampu mendalami setiap mata pelajaran dengan jatah waktu yang lebih proporsional. Kualitas pengajaran dan pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar santri dan santriwati merupakan hal yang harus diupayakan karena lamanya waktu belajar tanpa disertai kegiatan akademik yang bermutu tidak akan mampu meningkatkan prestasi belajar santri dan santriwati, bahkan justru dapat membelenggu dan menyita hak santri dan santriwati serta kurang memperhatikan kreativitas santri dan santriwati sehingga berpotensi menimbulkan stress.

Pola pembelajarannya sangat diperlukan untuk mendukung dalam meningkatkan prestasi belajar santri dan santriwati. Dilihat dari proses belajar mengajar yang berlangsung, guru menerapkan metode pembelajaran yang bervariasi dan setting pembelajaran yang berbeda dalam suasana pembelajaran 3M (menyenangkan, mengasyikkan dan mencerdaskan). Selain itu, juga memacu dengan program peningkatan prestasi belajar santri dan santriwati, seperti bimbingan belajar, belajar dengan kantong ebtanas/UAN dan kantong belajar, pondok ebtanas/UAN, raport bulanan, try out bulanan, studi empiris, point kedisiplinan, dan gebyar seni.

Sistem Pembelajaran Full Day School di Pesantren Hamka

Diantara faktor pendukung penerapan sistem pembelajaran Full Day School di Pesantren Hamka adalah kualitas guru yang cukup dan memadai, lingkungan belajar yang kondusif, sistem kelas kecil, metode pembelajaran yang bervariasi dan suasana kekeluargaan dalam proses belajar mengajar.

Sedangkan faktor penghambat yang mungkin timbul dalam penerapan sistem pembelajaran full day school ini adalah kesiapan santri dan santriwati beradaptasi dengan sistem pembelajaran membutuhkan waktu yang cukup karena latar belakang pendidikan yang berbeda, sarana dan prasarana yang kurang memadai, kejenuhan santri dan santriwati saat pelajaran berlangsung dan keterbatasan dana.

Upaya yang mungkin dilakukan dalam mengatasi faktor penghambat penerapan sistem pembelajaran Full Day School di PMT Hamka adalah mendongkrak prestasi santri dan santriwati dengan mengadakan pembinaan khusus (bimbingan belajar), layanan yang baik, serta pembinaan ekskul yang maksimal; menggali dana dari masyarakat untuk pembangunan sekolah dan peningkatan proses pembelajaran; perekrutan guru-guru yang potensial; diadakan pertemuan rutin (rapat rutin) antara guru, kepala sekolah dan karyawan secara berkala, sebagai wujud adanya kontrol terhadap proses pembelajaran dan penyelenggaraan sekolah; dan membuka usaha kesejahteraan warga sekolah.

Sistem pembelajaran Full Day School ini memiliki peranan penting dalam keberhasilan proses belajar mengajar. Tercapainya tujuan Full Day School pada santri dan santriwati tercermin dari prestasi yang diraih oleh santri dan santriwati, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. Dengan demikian, sistem pembelajaran full day school ini memiliki peranan yang penting dalam meningkatkan prestasi belajar Santri dan santriwati.

Pesantren Modern Terpadu (PMT) Prof. Dr. Hamka disamping tetap mempertahankan Sistem Boarding School (santri mondok di asrama), mulai sekarang juga membuka Sistem Full Day School (santri tidak mondok di asrama). Pendaftarannya sudah dibuka baik secara Online maupun Offline. Silakan Anda  klik di sini untuk mendapatkan info lengkap.

Terima kasih.
Wassalamu'alaikum wr. wb.

Baca Selengkapnya ....

Wasiat Buat Kaum Materialis

Posted by Unknown Kamis, 27 Februari 2014 1 komentar

Wasiat Buat Kaum Materialis

Salah seorang sahabat yang amat dikenal kezuhudannya adalah Abu Dzar al-Ghifari. Khalid Muhammad Khalid, dalam kitab rijal Haul al-Rasul (Biografi 60 sahabat Nabi, edisi terjemahan), menyebut bahwa Abu Dzar berasal dari Bani Fhifar. Ghifar adalah suatu kabilah yang tidak mengenal siapa sasarannya ketika membegal di jalanan. Mereka sangat dikenal sebagai biang keladi perampokan ilegal. Mereka adalah sahabat malam dan kegelapan. Celakalah orang yang kesasar atau jatuh ke tangan orang-orang Ghifar dalam perjalanan malam.

Namun abu Dzar menghadap Nabi SAW menyatakan keislamannya. Ia juga berhasil berdakwah di kabilahnya sehingga bani Ghifar menjadi muslim yang taa, tak lagi dikenal sebagai kelompok penjagal, mengedepankan materi demi mencapai kenikmatan duniawi.
Dewasa ini, pola hidup yang dialami bani Ghifar sebelum keislaman mereka masih banyak terjadi di tengah-tengah masyarakat. Demi memenuhi syahwat duniawi, mereka halalkan segala cara. Tidak saja milik pribadi seseorang, kekayaan negara pun bisa mereka rampok. Tidak saja di tengah malam yang kelam, di tengah siang bolong pun mereka beraksi.

Lalu kenapa Abu Dzar berhasil mengubah sikap kaumnya menjadi taat kepada Allah? Ternyata ditemukan beberapa hadis tentang adanya wasiat Rasulullah SAW kepada Abu Dzar yang menjadi pendorongnya untuk berdakwah dan mengubah perilaku diri dan masyarakatnya.
Satu diantara hadis tentang wasiat itu adalah diriwayatkan oleh Imam Ahmad, ath-Thabrani, Ibn Hibban dan lainnya, dimana Abu Dzar r.a. berkata:”Kekasihku (Rasulullah) SAW berwasiat kepadaku dengan 7 (tujuh) hal.”

Adapun tujuh wasiat itu adalah: pertama, “mencintai orang-orang miskin dan dekat dengan mereka.” Rasulullah SAW dikenal sangat dekat dengan orang-orang lemah (mustadh’afin). Bahkan sahabat-sahbatnya di era awal (assabiqun al-awwalun) kebanyakan mereka adalah berasal dari kelompok lemah. Karena itu ajaran yang dibawa Nabi Muhammad SAW mendapat respons yang sangat besar dikala itu. Sebab, masyarakat Arab yang dikenal dengan era Jahiliyah itu menampilkan strata sosial dengan pemisahan yang demikian tegas antara kelompok kaya dan miskin. Penindasan kaum kaya lagi kuat begitu nyata terhadap kaum yang lemah, bahkan mereka diperbudak, dirampas kebebasan dan hak-hak kemanusiaannya.


Di era modern dewasa ini, kesenjangan sosial masih saja terasa. Orang-orang lemah lagi miskin masih terlihat jelas di seantero nusantara ini. Maka cintailah mereka dengan memberikan bantuan, perhatian dan juga mendoakan mereka agar terbebas dari kemiskinan.

Para pemimpin sejatinya berpihak pada mereka, berupaya mengangkatnya dari penderitaan dan kesusahan, baik yang diakibatkan oleh kemiskinan maupun kebodohan. Bukan justru menjadikan mereka objek sekaligus alat untuk melanggengkan kekuasaan dengan mengatasnamakan “rakyat” tetapi justru merampas hak-hak mereka. Bukankah korupsi bentuk konkrit dari penindasan dan perampasan hak-hak si miskin?

Kedua, “lihatlah orang yang berada di bawah dan tidak melihat kepada orang yang berada di atas.” Tidak bisa disangkal, salah satu penyebab kerakusan manusia adalah ketika membandingkan dirinya dengan orang lain yang lebih sukses dalam urusan duniawi. Akibatnya, rasa dengki pun tumbuh subur. Mereka cenderung menghalalkan segala cara agar bisa sebanding dengan yang di atas. Jika keinginan itu tidak tercapai, maka mereka cenderung mengalami stres hingga depresi. Kebahagiaan dan ketenangan hidup pun tak lagi mereka rasakan.

Karena itu, perbanyaklah melihat ke bawah. Berbagai persoalan hidup yang sulit dihadapi dengan lapang dada (sabar dan ridha). Sebab ujian yang ditimpakan dalam setiap kehidupan tidak saja kita sendiri yang mengalaminya, tetapi masih ada orang lain yang lebih menderita; jadikanlah mereka sebagai pelajaran. Maka hanya sabar dan syukur yang menjadi pilihan. Dengan begitu pola hidup materialis dan hedonis tak lagi menjadi tujuan dan kebanggaan.

Ketiga, “menyambung silaturrahim meskipun mereka berlaku kasar pada-ku.” Kemajuan suatu bangsa tidak akan dapat terwujud tanpa persatuan dan kesatuan. Namun untuk merajut persatuan dan kesatuan itu tidaklah mudah. Ada saja orang-orang yang berlaku dan berkata kasar sehingga mengakibatkan perpecahan antara sesama. Karena itu, Rasul mewasiatkan agar tetap menyambung silaturrahim dengan mereka.

Di sinilah dibutuhkannya jiwa yang lembut lagi pemaaf. Demi mengedepankan persatuan dan kesatuan, seseorang yang mengaku umat Muhammad dan mencintainya, harus rela memaafkan dan membuang rasa dendam. Dan sifat itu pulalah yang dimiliki oleh hamba yang bertakwa (QS. Ali Imran/3:134).

Keempat, “memperbanyak ucapan la haula wala quwwata illa billah” (tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah). Ucapan ini mendidik setiap mukmin untuk menyandarkan dirinya hanya kepada Allah SWT. Setiap mukmin haruslah bertawakkal kepada-Nya.

Di satu sisi mereka tetap tekun berusaha, tetapi hati mereka tetap bergantung pada Allah. Haruslah disadari bahwa manusia adalah makhluk yang lemah, hanya Allah-lah yang dapat memberikan pertolongan.

Dampak dari sikap tawakkal seperti ini adalah senantiasa mengingat Allah di setiap aktivitas yang dilakukannya. Ketika muncul kondisi yang menggoda mereka untuk melakukan hal-hal yang bertentangan dengan perintah Allah, di saat itu mereka akan mengingat Allah sehingga godaan itu dihindarkan. Sebab itu mereka senantiasa dicintai Allah (QS. Ali Imran/3: 159).

Kelima, “katakanlah kebenaran meskipun pahit.” Ketika kebenaran diperjuangkan, kebathilan pun selalu mengiringinya. Maka butuh keberanian (syaja’ah) untuk mengatakan dan memperjuangkan kebenaran tersebut. Namun ketika kebenaran itu tak lagi populer, akan ditemukan sejumlah rintangan. Di sinilah dibutuhkan pengorbanan, meskipun resiko yang diperoleh sangat “pahit” dan menyakitkan.

Keenam, “tidak takut celaan orang yang mencela dalam berdakwah kepada Allah.” Dalam memperjuangkan kebenaran, celaan dan cercaan kerap kali menghadang. Karena itu, Rasul mewasiatkan agar tetap berani dan tidak takut (jubun) dalam berdakwah, mengajarkan ajaran Allah.

Kegiatan dakwah tidak boleh terhenti hanya karena mendapat cacian. Perjuangan dakwah juga tidak boleh menyimpang karena mendapat dukungan dan pujian dari pihak-pihak tertentu. Dakwah dilakukan mesti tetap konsisten dan lurus atas niat ikhlas karena Allah semata. Hanya Allah-lah yang berhak menganugerahkan kemuliaan bagi hamba-hambaNya yang selalu berjuang dan menolong agama Allah (QS. Muhammad/47:7).

Ketujuh, “jangan meminta-minta sesuatu pun kepada manusia.” Sebagai hamba yang diperintahkan bertawakkal kepada-Nya, maka seorang mukmin tidaklah patut untuk meminta-minta kepada sesama manusia; apalagi menyerahkan diri kepada sesama manusia.

Syekh Sulaiman al-Rasuli dalam kitabnya “Izalat al-Dhalal fi Tahrim al-Idza’ wa al-sual” menegaskan bahwa ada 3 (tiga) kemudaratan meminta-minta. Pertama, orang yang meminta-minta itu memperlihatkan jelas kepada Allah atas kurangnya nikmat yang diterimanya. Kedua, meminta-minta merupakan perbuatan yang menghinakan diri si peminta-minta, dan orang mukmin sejati tidak akan pernah merendahkan dan menghinakan dirinya di depan orang lain. Ketiga, membuat orang yang memberi merasa kesusahan atas permintaan tersebut dikarenakan si peminta-minta tidak pantas untuk diberi karena keadaannya tidak dalam kesusahan dan pada sisi lain merasa iba kepada si peminta-minta tersebut.
Namun Syekh Sulaiman juga mengemukakan bahwa meminta-minta itu dibolehkan dalam keadaan terpaksa, seperti orang yang sangat lapar dan takut mati karena kelaparan tersebut, akan tetapi perilaku meminta-minta mesti dijauhi sedapat mungkin.

Meminta-minta juga tidak saja dipahami dalam konteks orang-orang miskin yang meminta-minta di jalanan. Tetapi lebih luas dari itu, larangan ini juga berlaku pada orang-orang yang meminta jabatan pada seseorang. Rasul bersabda:”Wahai Abdurahman Ibn Samurah, janganlah engkau meminta jabatan! Sungguh bila engkau diberi jabatan karena memintanya niscaya engkau akan dibuat tergantung (susah) kepadanya. Sedangkan bila engkau diberi tanpa memintanya, engkau akan ditolong untuk menunaikannya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Tujuh wasiat di atas pada hakikatnya tidak saja berlaku pada Abu Dzar saja, namun juga kepada semua umat manusia, terutama orang-orang yang mengaku sebagai umat Muhammad. Tujuh wasiat itu masih tetap relevan, terutama bagi masyarakat modern yang kerap kali terjerumus pada kehidupan yang materialis, hedonis dan melupakan hari akhirat. Wallahu a’lam.(*)
Sumber:    
Dari koran Padang Ekspres, Jum'at 21 Februari 2014 Halaman 4; Penulis, Muhammad Kosim (Kasi PAI pada Pendidikan Menengah, Bidang PAKIS Kanwil Kemenag Sumbar), ditulis ulang oleh Admin

Baca Selengkapnya ....
Belajar SEO dan Blog support Online Shop Aksesoris Wanita - Original design by Bamz | Copyright of PMT Prof. DR. HAMKA.